Cara Melatih Anjing Agar Tidak Menggigit

Cara Melatih Anjing Agar Tidak Menggigit

Jenis Anjing mana pun bisa menggigit. Menurut Pusat Pengendalian Penyakit, anjing menggigit sekitar 4,5 juta orang setiap tahunnya. Angka ini mungkin tampak menakutkan, tetapi ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk memastikan bahwa anjing kesayanganmu tidak berkontribusi pada statistik gigitan anjing tersebut.

Cara Melatih Anjing Agar Tidak Menggigit

Ketika anjing menggigit seseorang, sering kali alasannya karena rasa takut dan perlindungan diri, atau ketika mereka merasa tidak enak badan dan ingin ditinggalkan sendiri. Oleh karena itu, pelatihan anjing untuk mencegahnya menggigit harus melibatkan sosialisasi yang tepat, memberikan pelatihan terstruktur, dan membangun kepercayaan diri anjing mu .

1. Sosialisasi

Jika kamu baru saja membawa pulang anak anjing yang lucu, hal terbaik yang dapat kamu lakukan adalah mengenalkannya ke sebanyak mungkin tempat, orang, serta situasi baru, dan pastikan itu yang bersifat positif.

Paparan dini ini disebut sebagai sosialisasi; anak anjing yang bersosialisasi dengan baik jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menjadi takut dalam situasi baru, dan dengan berkurangnya rasa takut ini tentunya akan mengurangi agresinnya.

2. Sterilisasi

Sebenarnya, anjing yang dikebiri tidak akan menjamin bahwa anjing tersebut tidak akan pernah menggigit, namun ada beberapa bukti yang menunjukan bahwa anjing yang dikebiri mengalami kecederungan penurunan agresi.

Ada banyak alasan bagus untuk memandulkan atau mensterilkan anjing peliharaanmu, dan kemungkinan mencegah gigitan anjing ada di daftar tersebut.

3. Jangan Berasumsi

Dalam situasi yang tepat, setiap anjing berpotensi untuk menggigit. Kebanyakan orang digigit anjing adalah karena mereka berasumsi bahwa anjing mereka tidak akan menggigit.

Jangan berasumsi bahwa karena anjing adalah ras atau ukuran tertentu, atau karena tidak pernah menunjukkan sikap agresif di masa lalu, maka anjing tidak akan menggigit.

4. Berikan Pelatihan

Anjing yang patuh lebih mudah dikendalikan. dan cara melatih perintah anjing agar tidak menggigit adalah dengan melakukan pelatihan kepatuhan, kamu dapat menggunakan perintah dasar untuk menjaga anjing tetap fokus padamu dalam situasi yang tidak nyaman sekalipun.

Jika kamu  bisa mengendalikan perilaku anjing, kecil kemungkinannya untuk mereka menggigit. Selain itu, pelatihan memberikan struktur untuk anjing mu dan meningkatkan kepercayaan dirinya.

5. Metode Penguatan Positif

cara melatih anjing agar tidak menggigit selanjutnya adalah dengan penguatan positif, dimana ini adalah metode pelatihan yang menghargai perilaku baik mereka daripada menghukum perilaku mereka yang buruk. Penguatan positif dapat mencakup camilan, waktu bermain ekstra, dorongan verbal, belaian, atau aktivitas lain yang disukai anjing peliharaanmu.

Sebaliknya, sebisa mungkin hindarilah hukuman. Hukuman anjing adalah apapun yang menurut anjing mu tidak menyenangkan, seperti memukul, memperketat tali kekang, menggulingkan atau mendorongnya.

Sebuah studi tahun 2009 yang diterbitkan dalam Journal of Applied Animal Behavior menemukan bahwa anjing yang dilatih menggunakan hukuman 25 persen lebih mungkin merespons dengan agresi daripada anjing lain.

Maka dari itu, Dengan menggunakan metode pelatihan anjing yang positif, Kamu  dapat mengurangi kemungkinan anjing perliharaanmu menggigit.

6. Waspadai Bahasa Tubuh

Anjing menggunakan bahasa tubuh untuk berkomunikasi. Perhatikan apa yang ditunjukkan oleh bahasa tubuh anjing mu. Anjing yang takut atau tidak senang karena wilayahnya diserang berpotensi untuk menggigit.

Perilaku seperti menunjukan gigi, punggung terangkat, kepala merendah, atau telinga terbaring sejajar dengan kepalanya adalah tanda-tanda bahwa anjing merasa tidak nyaman dan mungkin menggigit.

Jika kamu melihat seekor anjing menunjukkan bahasa tubuh seperti itu, berikan dia ruang dan juga sarankan orang lain untuk melakukan yang sama. Pindahkan anjing mu dari situasi tersebut segera setelah kamu merasa itu aman untuk dilakukan.

7. Jangan Hentikan Geraman Anjing

Anjingmu menggeram untuk memberi tahumu bahwa dia tidak nyaman dengan seseorang atau situasi saat itu. Ini adalah sinyal peringatan bahwa ia mungkin menggigit.

Namun permasalahannya adalah, seringkali pemilik mengajarkan anjing mereka bahwa menggeram itu tidak pantas atau termasuk perilaku buruk. Sehingga anjing mereka mempelajarinya dan berhenti menggeram di situasi apapun. Dan inilah yang menjadi alasan utama mengapa ada banyak kasus anjing yang menggigit tanpa peringatan sama sekali.

Dengan mencegah atau melatih anjing mu untuk tidak menggeram, itu sama saja kamu tidak mengizinkan mereka untuk menyampaikan ketidaknyamanan yang dirasakan.

Pilihan yang lebih  baik adalah dengan memperhatikan keadaan yang menyebabkan anjingmu menggeram. Apakah ia menggeram karena ada seseorang yang mendekatinya atau mangkuk makanannya, atau ada seorang anak kecil yang berlari melewatinya, atau ada sesuatu yang menyudutkannya?

Setelah kamu mengetahui mengapa anjing mu menggeram, maka kamu dapat memulai program pelatihan anjing untuk mengajari anjing mu menjadi lebih nyaman dalam situasi tersebut.

Dengan cara ini, kamu memperbaiki masalah yang menyebabkan potensi agresi daripada menghilangkan kemampuan anjing untuk memperingatkan kamu  bahwa ia mungkin menggigit.

Setelah anjing mu merasa lebih nyaman dalam situasi yang dulunya ia tidak nyaman, maka ia tidak akan merasa perlu menggeram lagi.

8. Lakukan Pembuktian Perilaku

Untuk membuktikan kepada anjingmu yang baru mengenai perilaku yang sesuai, kamu perlu membawa anjing mu ke lingkungan baru dan memperkenalkannya kepada orang baru serta hewan baru.

Jika ia mampu mempertahankan perilakunya dalam berbagai situasi, maka ia telah menginternalisasi pelatihan dan cenderung aman dari menggigit dalam situasi tertentu. Tetapi jika tidak, maka kamu mungkin perlu mengambil beberapa langkah tambahan.

Jika kamu tahu kapan anjingmu kemungkinan besar akan menggeram atau menggigit, Kamu pasti ingin memastikan bahwa anjing mu sekarang dapat menangani situasi tersebut tanpa harus bersikap agresif.

Bukan ide yang baik untuk mengejutkan atau menakut-nakuti anjingmu, tetapi akan sangat membantu untuk memperkenalkan tantangan atau situasi yang menurut mereka tidak nyaman secara perlahan-kahan untuk memastikan anjingmu dapat menanganinya.

Misalnya, jika anjing mu awalnya agresif di sekitar makanan mereka, tetapi kemudian telah belajar untuk tidak menggeram atau menggigit pada situasi tersebut, maka kamu bisa mencoba untuk meminta orang lain membawakan makanan mereka untuk memastikan bahwa perilaku patuh tersebut tetap diikuti bahkan dengan orang baru sekalipun.

Meskipun kamu telah mengajarkan menggunakan penguatan positif dan telah berusaha keras untuk mendapatkan kepercayaan sang anjing, tetap ada kemungkinan bahwa mereka masih kesulitan untuk belajar tidak menggeram atau menggigit. Jika demikian, kamu perlu mengambil langkah selajutnya.

Agresi adalah masalah perilaku yang cukup sulit untuk diatasi sendiri meski kamu telah menerapkan tips agar anjiing tidak galak sekalipun. Oleh karena itu, Jika kamu yakin anjing perliharaanmu mungkin menjadi agresif, apalagi jika sudah pernah menggigit seseorang, maka inilah waktunya untuk memanggil pelatih anjing profesional atau ahli perilaku hewan.

Pelatih anjing profesional dapat membantu membuat rencana untuk mengelola agresi anjing dan memastikan keselamatan pemilik serta anjing itu sendiri. .

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*